Skip to main content

FORMULIR TUL 1

TUL (Tata Usaha Langganan)

TUL Keterangan
TUL I-01Permintaan Penyambungan Baru /Perubahan Daya / Perubahan Gol. Tarif
TUL I-02Agenda Permintaan Penyambungan Baru /Perubahan Daya / Perubahan Gol. Tarif
TUL I-03Jawaban Persetujuan
TUL I-04Jawaban Penangguhan
TUL I-05Pernyataan Jaminan Instalasi Pelanggan
TUL I-06Kuitansi
TUL I-07Buku Pemantauan Permintaan Penyambungan Baru / Perubahan Daya / Perubahan Gol. Tarif
TUL I-08Kartu Pengenal Pelanggan
TUL I-09Perintah Kerja Pemasangan / Penyambungan /Pembongkaran SL / Penyambungan Sementara
TUL I-10Berita Acara Pemasangan / Penyambungan /Pembongkaran Sambungan Tenaga Listrik
TUL I-11Perubahan Data Pelanggan
TUL I-12AKartu Pelanggan Tarif Tunggal tanpa kVARh Meter
TUL I-12BKartu Pelanggan Tarif Ganda dan Tunggal dengan kVARh Meter
TUL I-13Amplop Arsip Pelanggan
TUL I-14Pengaduan Pelanggan
TUL I-15Daftar Pengaduan Pelanggan
TUL I-16Permintaan Perubahan Nama Pelanggan
TUL I-17Buku Agenda Permintaan Perubahan Nama Pelanggan
TUL I-18Pemeriksaan Peruntukan Tenaga Listrik
TUL I-19Penetapan Tagihan Susutan
TUL I-20Daftar Pembayaran Tagihan Susulan/PenyambunganBaru

TUL I-01 hingga TUL I-20 dapat dilihat di sini
TUL II-01 hingga TUL II-10 dapat dilihat di sini
TUL III-01 hingga TUL II-09 dapat dilihat di sini
TUL IV-01 hingga TUL IV-07 dapat dilihat di sini
TUL V-01 hingga TUL V-12 dapat dilihat di sini
TUL VI-01 hingga TUL VI-04 dapat dilihat di sini

Comments

Popular posts from this blog

Jam Nyala

Jam Nyala (JN) adalah rasio dari pemakaian kWh dalam satu bulan dibagi dengan daya (kVA) tersambung. Jam Nyala merupakan parameter untuk menentukan seberapa besar daya yang tersalurkan pada pelanggan tersebut untuk berbagai daya. Dengan jam nyala kita akan menentukan apakah pelanggan tersebut besar atau kecil pemakaiaannya. Rumus sebagai berikut :

Kode-kode Listrik Prabayar

Listrik prabayar dapat digunakan dengan cara mengisi terlebih dahulu pulsa/token. Selain itu, LPB (litrik prabayar) dapat juga untuk mengukur tegangan dan arus yang sedang mengalir. Dengan menekan kode-kode tertentu kita bisa mendapatkan besar tegangan, sisa kredit, daya sesaat dll. Pada umumnya di LPB menggunakan kode yang sama seperti (tekan enter setelah kode tersebut) 37 enter untuk sisa kWh, dan 41 enter untuk tegangan Berikut kode dan fungsi dari 00 sampai 99

Kelas Current Transformer

KELAS CURRENT TRANSFORMER CT proteksi dan CT metering apa sih bedanya? Sebenarnya keduanya bekerja dengan prinsip yang sama, mengubah nilai arus pada primer menjadi nilai arus pada sekunder dengan perbandingan tertentu. Pada umumnya, CT pada Tegangan Menengah memiliki 4 terminal yang mana 2 output untuk pengukuran dan 2 output digunakan untuk proteksi. Terminal sekunder pada CT 1S1 dan 1S2 digunakan sebagai terminal sekunder untuk pengukuran dan 2S1 dan 2S2 digunakan sebagai terminal sekunder untuk proteksi. Kelas CT Metering Dalam IEC61869-2, telah diatur kelas untuk CT yaitu 0,1 - 0,2 - 0,5 - 1 - 3 - 5 dan ada juga 0,2s dan 0,5s. Perbedaan antara keduanya adalah error maksimal terjadi pada CT tersebut. Untuk memudahkan pemahaman, bisa dilihat pada tabel dibawah ini. Kelas CT